PRODUK

Coagulant - Flocculant

Bahan pendukung proses koagulasi dan flokulasi untuk membantu pemisahan partikel dalam pengolahan air.

Kimia Proses

Mendukung Klarifikasi dan Pengendalian Kualitas Air

Coagulant dan flocculant merupakan komponen krusial dalam proses pengolahan air dan air limbah, bekerja secara terintegrasi untuk memisahkan partikel koloid dan suspended solids melalui mekanisme koagulasi dan flokulasi yang presisi.

Dua Proses Tak Terpisahkan

Koagulasi dan flokulasi membentuk satu kesatuan proses yang saling mendukung. Koagulasi mendestabilisasi partikel melalui pengadukan cepat dan penambahan koagulan, sementara flokulasi menggabungkan inti flok menjadi partikel yang lebih besar untuk memudahkan pengendapan.

Mekanisme Kerja

01

Destabilisasi Koloid

Pengadukan cepat mengubah koloid stabil menjadi tidak stabil dengan memisahkan muatan positif dan negatif.

02

Pembentukan Inti Flok

Ion positif dari koagulan (Al³⁺) berikatan dengan ion negatif partikel (OH⁻) membentuk presipitat.

03

Penggabungan Flok

Pengadukan lambat memicu tumbukan antar flok, membentuk gumpalan besar yang mudah mengendap.

Reaksi Kimia

Persamaan Reaksi Koagulasi

Berbagai jenis koagulan menghasilkan reaksi kimia spesifik dengan karakter air yang berbeda

Koagulan Alum Al₂(SO₄)₃·14H₂O
Al₂(SO₄)₃·14H₂O + 3Ca(HCO₃)₂ → 2Al(OH)₃ + 3CaSO₄ + 14H₂O + 6CO₂
Ferri Sulfat Fe₂(SO₄)₃
Fe₂(SO₄)₃ + 3Ca(HCO₃)₂ → 2Fe(OH)₃ + 3CaSO₄ + 6CO₂
Ferri Klorida FeCl₃
2FeCl₃ + 3Ca(HCO₃)₂ → 2Fe(OH)₃ + 3CaCl₂ + 6CO₂

Proses Pengadukan

Teknik Pengadukan Optimal

Pengadukan merupakan operasi mutlak dalam proses koagulasi-flokulasi dengan parameter yang terukur

Pengadukan Cepat

Rapid Mixing untuk Dispersi Kimia

Gradien Kecepatan 1000 – 7000 s⁻¹
Waktu Detensi 20 – 60 detik
Bilangan Champ GTd: 300 – 1700

Metode Implementasi:

  • Pengadukan Mekanis
  • Pengadukan Hidrolis
  • Pengadukan Pneumatis

Pengadukan Lambat

Slow Mixing untuk Pembentukan Flok

Gradien Kecepatan 20 – 100 s⁻¹
Waktu Detensi 10 – 60 menit
Bilangan Champ GTd: 48.000 – 210.000

Catatan Penting: Gradien kecepatan diturunkan secara bertahap agar flok yang terbentuk tidak pecah dan berkesempatan bergabung menjadi gumpalan yang lebih besar.

Seleksi Produk

Pemilihan Koagulan dan Flokulan

Penentuan jenis dan konsentrasi yang tepat melalui evaluasi laboratorium yang komprehensif

🧪

Jar Test

Studi laboratorium untuk menentukan kondisi optimum koagulan dan konsentrasinya berdasarkan karakter air spesifik.

⚗️

Aluminium Sulfat

Koagulan yang paling umum digunakan dengan efektivitas terbukti dalam berbagai aplikasi pengolahan air.

🔬

Garam-garam Besi

Alternatif koagulan dengan performa optimal untuk kondisi air tertentu, termasuk ferri sulfat dan ferri klorida.

🧬

Polielektrolit

Flokulan yang membantu mempercepat proses flokulasi dan meningkatkan kualitas flok yang terbentuk.

Perlu Bahan Kimia Proses yang Sesuai?

Konsultasikan parameter air dan kebutuhan pengolahan dengan tim ahli B3S untuk solusi yang tepat sasaran.

Hubungi Kami